← Kembali ke Renungan

renungan

Bukan Sekadar Terhubung: Mengapa Kita Perlu Dikenal

Kita bisa berada dalam banyak grup dan tetap merasa sendirian. Komunitas dimulai ketika seseorang mengenal nama kita.

Cana Community Indonesia
Bukan Sekadar Terhubung: Mengapa Kita Perlu Dikenal

Dunia digital membuat manusia lebih mudah terhubung dibandingkan sebelumnya. Kita dapat mengikuti ratusan orang, bergabung dalam banyak grup, dan menerima informasi setiap hari. Tetapi terhubung belum tentu berarti dikenal. Seseorang dapat aktif dalam sebuah komunitas daring selama bertahun-tahun dan tetap merasa tidak ada yang akan menyadari bila ia berhenti hadir. Cana percaya bahwa komunitas iman membutuhkan sesuatu yang lebih dalam. Karena itu Cana Circle dibentuk sebagai kelompok kecil tempat anggota dapat bertumbuh bersama secara lebih personal. Sebuah Circle terdiri dari sekitar 8–15 orang dalam satu wilayah. Mereka bertemu secara daring setiap minggu dan berusaha berjumpa secara langsung setiap bulan. Di sana orang tidak hanya menerima materi. Mereka berdoa bersama, mendalami Kitab Suci, berbagi pengalaman hidup, dan saling mendoakan. Yang paling penting, mereka belajar saling memperhatikan. Ketika seseorang tidak hadir, ada yang menyadari. Ketika seseorang sedang berat, ada yang bersedia mendengarkan. Ketika seseorang membutuhkan doa, ada nama-nama nyata yang membawanya dalam doa. Komunitas bukan tentang berapa banyak orang yang berada dalam satu ruang. Komunitas dimulai ketika seseorang dapat berkata: Di sini ada orang yang mengenal nama saya.

Bukan Sekadar Terhubung: Mengapa Kita Perlu Dikenal | Cana Community Indonesia